Pembunuhan Berencana Pelajar Di Lubuk Linggau Ternyata Disebabkan Judi Online

Pembunuhan Berencana Pelajar Di Lubuk Linggau Ternyata Disebabkan Judi Online

Pembunuhan Berencana Pelajar Di Lubuk Linggau Ternyata Disebabkan Judi Online – Judi online kembali memakan korban. Kali ini, berita datang dari kota Lubuk Linggau, Sumatra Utara. Seorang pelajar berusia 16 tahun tega membunuh teman satu sekolahnya sendiri, akibat jeratan hutang yang dialaminya akibat ketagihan bermain judi online dan tidak mampu melunasi hutang tersebut. Naas, korban dibunuh dengan cara yang keji, dan kemudian dikubur di kawasan bandara di Lubuk Linggau.

Setelah Dibunuh, Korban Dikubur di Kawasan Bandara Silampari

Korban bernama Dedek atau Abdie Hakim Perdana (15) sempat dinyatakan hilang selama 14 hari, hingga akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan dalam kondisi tubuh yang sangat mengenaskan. Tersangka utama dari pembunuhan ini, AI Aliasa Wanda (16), ditemani dengan empat rekannya melakukan pembunuhan ini di siang hari seusai mereka pulang sekolah.

Setelah membunuh korban, para tersangka lantas mengubur jasad korban di kawasan Bandara Silampari, Lubuk Linggau. Keempat rekan AI berhasil diringkus pihak kepolisian, sementara AI sempat kabur ke Kabupaten Langkat. Pelaku berhasil ditangkap ketika sedang berusaha kabur kembali di area perkebunan kawasan Lingkar Selatan, Lubuk Linggau.

Tersangka Merupakan Teman Sekolah Dan Tetangga Korban

Tak butuh waktu lama bagi Macan Linggau untuk bisa menangkap AI segera. Macan Linggau adalah satuan Satreskrim Polres Lubuk Linggau yang berfungsi memburu pelaku kejahatan. Sempat berniat kabur lebih jauh, AI akhirnya kembali lantaran mengaku terus dihantui korban. Dari hasil penyidikan, polisi memastikan bahwa AI adalah pelaku utama dari pembunuhan yang diawali pencurian dengan kekerasan.

AI sejatinya adalah tetangga dan juga teman sekolah korban. Bahkan, di awal penyelidikan, AI sempat ikut menemani orang tua korban dalam mencari keberadaan korban. Setelah keadaan mulai memanas, AI sempat kabur hingga akhirnya berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan.

Dibunuh Akibat Terlilit Hutang Judi Online

Dibunuh Akibat Terlilit Hutang Judi Online

AI mengaku membunuh korban lantaran dirinya sedang terjerat hutang dalam jumlah yang banyak. Hutang yang ia miliki disebabkan karena kecanduan dalam memainkan permainan yang ada di judi online. Karena tidak sanggup membayar, AI bersama keempat rekannya menculik korban dengan kekerasan, hingga akhirnya melakukan pembunuhan keji terhadap korban.

Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau, AKP M. Ismail, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah berhasil menangkap seluruh tersangka pembunuhan korban. Menindaklanjuti kasus ini, tersangka akan segera diproses secara hukum. Berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, AI dan keempat rekannya terancam harus mendekam di bui dengan jangka waktu setidaknya 12 tahun.

Belajar dari pengalaman ini, para pelajar dan generasi muda lainnya diharapkan untuk tidak sekali-kali mencoba bermain judi online. Selain efek kecanduan yang dikhawatirkan, ada lebih banyak lagi kerugian yang mungkin didapatkan daripada keuntungan bagi mereka sendiri dan juga orang-orang di sekitar mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *