24/09/2021

Manufacturingtalk – informasi mengenai perusahaan manufaktur

Manufacturingtalk.com merupakan situs informasi mengenai perusahaan manufaktur yang ada ssat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh untuk Remaja Di Saat Pubertas!

9 min read

www.manufacturingtalk.comTips Menjaga Kesehatan Tubuh untuk Remaja Di Saat Pubertas! Cara menjaga kesehatan tubuh menjadi tanggung jawab semua orang, bergantung pada rentang usia dan jenis kelamin. Namun, untuk bisa hidup sehat, beberapa hal penting biasanya harus dilakukan. Terutama masa transisi dari nama samaran ke masa dewasa.

Sebagai seorang remaja, Anda dapat membagi konsep kesehatan ke dalam beberapa kategori berbeda. Hal ini dapat mencakup kesehatan fisik anda, mental, emosional, dan perilaku anda. Setiap orang bisa melakukan sesuatu agar tetap sehat. Namun, sebagai seorang remaja, ada beberapa hal yang membutuhkan perhatian khusus.

Masa remaja dan kesehatan reproduksi tidak bisa diabaikan. Ini memainkan peran penting di masa depannya. Baik orang tua maupun anak harus tahu agar tidak ada kebingungan. Dan aplikasi yang tepat.

Berikut ini beberapa cara menjaga kesehatan tubuh selama masa pubertas yang sangat bermanfaat untuk reproduksi remaja.

Menjaga kesehatan tubuh fisik

Cara menjaga kesehatan tubuh terlebih dahulu harus dimulai dengan bagian tubuh. Berawal dari Familydoctor, berikut beberapa metode yang bisa Anda terapkan setiap hari:

1. Makan sayur dan buah

Sayur dan buah-buahan mengandung serat prebiotik, vitamin, mineral, dan berbagai antioksidan yang dibutuhkan tubuh manusia. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan hidup lebih lama dan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit lainnya. Para ahli juga menyarankan bahwa separuh dari piring kami harus diisi dengan sayuran dan buah-buahan. Selain itu, pastikan mengonsumsi nutrisi seimbang setiap hari.

2. Pertahankan berat badan ideal

Obesitas membuat orang kelebihan berat badan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya. Selain itu, kekurangan berat badan juga dapat mengindikasikan nutrisi yang tidak mencukupi. Karenanya, penting untuk menjaga berat badan ideal agar terhindar dari risiko penyakit.

3. Minum lebih banyak air

Minum air yang cukup dapat memberikan banyak manfaat, yaitu meningkatkan metabolisme dan mencegah dehidrasi. Saat kita dehidrasi, kita menjadi haus, lemas, sakit tenggorokan dan pusing. Oleh karena itu, minumlah air putih minimal 8 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda untuk menjaga kesehatan.

4. Berolahragalah secara teratur

Olahraga teratur dapat mencegah berbagai macam penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke & kanker. melainkan itu, olahraga bisa mengontrol berat badan dan membuat orang merasa lebih sehat. Cobalah berolahraga 5 kali seminggu selama sekitar 30-60 menit setiap kali. Namun, jika Anda tidak bisa sering melakukan ini, lakukan yang terbaik daripada tidak melakukannya sama sekali.

5. Tidur yang cukup

Begadang sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Selain tidur, malam hari biasanya main gadget atau nonton TV. kurang tidur juga bisa meningkatkan pengaruh terkena penyakit jantung, stroke, siabetes, obesitas & masalah kesehatan lainnya. kurang tidur juga bisa menganggu dalam konsentrasi, kewaspadaan & kinerja. Karena itu, kembangkan kebiasaan tidur yang cukup. Tidur yang cukup bisa menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Agar mudah tertidur, jangan minum kopi diwaktu sore hari, usahakan tidur & bangun diwaktu yang sama setiap harinya, dan redupkan lampu beberapa jam sebelum tidur.

6. Biasakan mencuci tangan memakai sabun

Salah satu contoh terpenting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda adalah mencuci tangan secara teratur dengan sabun di air mengalir. Saat kita menyentuh sesuatu, kita tidak tahu berapa banyak bakteri di tangan kita, dan mungkin masuk ke dalam tubuh manusia. Hal ini dapat memungkinkan menimbulkan penularan penyakit. Oleh karena itu, mohon cuci tangan,  sebelum anda makan, sesudah ke toilet, atau setelah bersin dan batuk. Gunakan sabun untuk menggosok seluruh area tangan Anda, termasuk punggung tangan, telapak tangan, jari tangan, dan kuku setidaknya selama 20 detik.

7. Batasi konsumsi minuman bersoda

Beberapa orang suka minum soda. Namun, berbagai minuman ringan, seperti minuman ringan atau minuman energi, biasanya mengandung tambahan gula dalam jumlah yang banyak. Banyak penelitian menunjukkan bahwa minum satu atau dua minuman bersoda sehari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 26%. Selain itu, konsumsi minuman manis bisa berkaitan dengan serangan penyakit jantung, obesitas, & asam urat. Guna mencegah berbagai gangguan kesehatan, membatasi asupan minuman bersoda merupakan cara yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh.

8. Hindari junk food

Kelezatan junk food bisa membuat orang makan berlebihan. Padahal, biasanya makanan tersebut rendah serat, protein dan berbagai nutrisi lainnya. Kandungan nutrisi yang rendah ini menyebabkan tubuh manusia merasa “tidak makan” dan ingin makan lebih banyak. Selain itu, junk food juga terdapat bahan yang tidak sehat, seperti tambahan gula, lemak jenuh, & hanya memberi sebagian besar kalori kosong. Oleh karena itu, penting untuk menghindari situasi ini.

9. Tangani stres dengan yang baik

Stres adalah fenomena yang sangat umum, tetapi penting untuk dikelola sebanyak mungkin. Stres yang berlebihan bisa mmeningkatkan kadar kortisol & mengganggu metabolisme tubuh. Selain itu, stres akan meningkatkan risiko berbagai penyakit. Saat menghadapi stres, cobalah berolahraga, berjalan-jalan di alam, berlatih teknik pernapasan, bermeditasi, atau berkumpul dengan teman. Namun, jika stres Anda tidak berkurang atau memburuk, Anda harus segera mencari bantuan psikolog.

10. Hindari merokok dan minum

Merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga merusak organ tubuh lainnya. Hal ini juga membuat kita lebih mungkin terkena kanker, penyakit jantung, dan penyakit serius lainnya. Bahkan perokok pasif pun memiliki risiko yang sama. Selain itu, minum alkohol secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit lever. Karena itu, jika Anda menghindari merokok dan minum alkohol, itu lebih baik.

11. Lindungi kulit

Dalam jangka panjang, paparan sinar matahari yang berlebihan tidak hanya menyebabkan kulit terbakar, tetapi juga meningkatkan risiko kanker kulit. Saat berada di luar ruangan, pastikan mengenakan pakaian berlengan panjang dan topi untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Selain itu, harap gunakan tabir surya yang dapat memblokir sinar ultraviolet untuk melindungi kulit Anda.

12. Dapatkan vaksin flu setiap tahun

Jika Anda belum menerima vaksin HPV, harap hubungi orang tua dan dokter Anda. Vaksin juga membantu mencegah kanker, termasuk kanker serviks.

13. Jangan mendengarkan musik keras

yang dapat merusak pendengaran Anda, yang relatif masih rapuh.

Menjaga kesehatan reproduksi

Tentunya hal terpenting bagaimana menjaga kesehatan tubuh selama masa remaja adalah dengan menjaga kesehatan reproduksi. Masa remaja merupakan proses eksplorasi dan transisi menuju kedewasaan, termasuk memahami identitas, orientasi seksual dan gender seseorang.

Baca Juga:

Inilah! 10 Destinasi Tempat Bebatuan Paling Bersejarah di Dunia

Betapa pentingnya pengetahuan reproduksi bagi kaum muda untuk mencegah berbagai penyakit seksual dan bermanfaat bagi masa depan mereka. Berikut beberapa cara yang dilansir Sehat untuk menjaga kesehatan reproduksi:

1. Secara aktif menanggapi kesehatan Anda 

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya dengan memastikan kesehatan reproduksi remaja, seperti skrining kanker serviks.

Suatu cara untuk mencegah dan memperoleh informasi yang lebih mendalam terkait dengan kondisi bagian tubuh wanita.

2. Waspadai penyakit menular seksual

Beberapa jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) antara lain gonore, klamidia dan sifilis, termasuk infeksi HIV penyebab AIDS.

Di seluruh dunia, sebanyak 20-25% orang yang terinfeksi HIV pada masa remaja terinfeksi virus ini. Di Indonesia, pencatatan jumlah penderita Infeksi Menular Seksual dan HIV tidak akurat, namun bukan berarti kaum muda tidak perlu mengetahui tentang penyakit menular ini.

Jika penyakit menular seksual dapat dideteksi dengan cepat, maka dengan mudah dapat diobati. Di sisi lain, infeksi menular seksual yang tidak diobati dapat merusak kesehatan reproduksi remaja dan menyebabkan kemandulan.

3. Gunakan alat kontrasepsi

Umumnya cara paling aman guna menghindari penyakit menular seksual & menjaga kesehatan reproduksi remaja adalah dengan menghindari hubungan seks bebas.

Namun jika remaja tetap melakukan hubungan seksual, maka seks aman sangat dianjurkan, seperti menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

Kondom tidak hanya digunakan untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, tetapi juga sering mengalami keguguran.

Selain itu, kondom juga dibutuhkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual seperti kencing nanah, klamidia, sifilis dan HIV / AIDS yang pada akhirnya dapat menular ke bayi.

4. Temukan pasangan yang berterima kasih kepada Anda

Jika Anda sudah memiliki pacar, pastikan pasangan Anda menghargai pilihan Anda untuk menjaga kesehatan organ reproduksi Anda setiap saat, termasuk jika Anda tidak ingin melakukan seks bebas. Salah satu pilar hubungan yang sehat adalah saling menghormati.

Lebih spesifiknya, Kementerian Kesehatan merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja:

  • Gunakan handuk yang lembut, kering, bersih, tidak berbau atau lembab.
  • Kenakan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat.
  • Ganti pakaian dalam setidaknya dua kali sehari.
  • Untuk remaja putri, bersihkan alat kelamin setelah buang air kecil atau buang air besar dengan cara mengelap tisu atau handuk bersih sebelum dan sesudah agar bakteri di anus tidak masuk ke alat kelamin.
  • Bagi remaja laki-laki, sunat atau sunat sangat dianjurkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual dan mengurangi risiko kanker penis.

5. Menjaga ke bersihan alat reproduksi

Bila reproduksi senantiasa terjaga selalu kebersihannya, maka tidaklah gampang untuk terserang penyakit yang berasal dari bakteri atau jamur. Berikut merupakan beberapa cara menjaga ke bersihan alat reproduksi yang baik menurut Kemenkes.

  • Gunakan handuk yang lembut, kering, bersih, tidak berbau maupun lembap ketika mengelap area alat reproduksi.
  • Memakai celana dalam dengan bahan yang dapat dengan mudah menyerap keringat.
  • Mengganti pakaian dalam minimal 2 kali sehari.
  • Untuk para perempuan, sebaiknya cara membersihkan kemaluan dari arah depan ke arah belakang diwaktu selesai buang air. Hal ini dapat berguna menghindari kuman & bakteri masuk ke dalam organ reproduksi.
  • Untuk para laki-laki, sebaiknya melakukan sunat/khitan agar mencegah terjadinya penularan penyakit seksual. Sunat juga diketahui menurunkan risiko kanker penis.

Perubahan fisik, psikologis, dan emosional remaja pada masa remaja dapat membuat mereka lebih ekspresif dalam mengeksplorasi organ reproduksi dan perilaku seksualnya. Pada saat yang sama, kesalahpahaman dan pemahaman tentang kesehatan seksual dan reproduksi dapat menyebabkan remaja menunjukkan risiko terhadap kesehatan reproduksi mereka. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru menjadi penting dalam membantu remaja menemukan dan menemukan informasi kesehatan reproduksi yang tepat.

Baca Juga:

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Menjaga kesehatan mental

Cara menjaga kesehatan tubuh di masa puber berikutnya dengan menjaga mental remaja normal. Ada beberapa cara menjaga kesehatan mental remaja, yaitu:

1. Menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.

 Berhubungan dengan orang lain dapat meningkatkan harga diri, memberikan kesempatan untuk pengalaman positif, dan memberikan dukungan emosional. Daripada sendirian, cobalah untuk menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga dari waktu ke waktu. Jika Anda tidak dapat berkomunikasi secara langsung, coba gunakan teknologi melalui media sosial, dll.

2. Mengatakan sesuatu yang positif kepada diri sendiri dan mengevaluasi pendapat Anda sendiri akan sangat memengaruhi perasaan Anda

Ketika kita melihat diri kita dari sudut pandang positif, seseorang memiliki kemampuan tambahan untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya, pandangan negatif akan menurunkan motivasi diri dan harga diri.

3. Belajar di sekolah dan lakukan yang terbaik

Oleh karena itu, terdapat hubungan erat antara kesehatan dan prestasi akademik.

4. Mempelajari keterampilan baru

 Penelitian menunjukkan bahwa mempelajari keterampilan baru dapat meningkatkan kesehatan mental.

 Saat mempelajari ilmu baru atau ilmu baru, rasa percaya diri dan harga diri seseorang akan meningkat. Selain itu, mempelajari keterampilan baru juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk terhubung dengan orang lain. Ingat, tidak perlu menerapkan tujuan tertentu secara berlebihan. Temukan saja beberapa hal baru yang menarik.

5. Jaga hubungan baik dengan orang tua Anda. 

Ingat, mereka bertempur secara diam-diam untuk menjaga anak-anak mereka dalam kondisi terbaik.

6. Membantu orang lain.

untuk melihat foto dan ilustrasi Membantu orang lain (shutter) Penelitian membuktikan bahwa membantu orang lain adalah bagian dari menjaga kesehatan mental. Dengan membantu orang lain, perasaan menjadi lebih positif dan harga diri muncul. Selain itu, membantu sesama juga dapat menghubungkan seseorang dengan orang lain.

7. Membangun kesadaran dan fokus mengaktifkan psikologi Saat ini.

membangun kesadaran dengan memperhatikan apa yang sedang terjadi dapat mencegah terjadinya emosi negatif. Dengan berfokus pada apa yang sedang dilakukan sekarang, seseorang dapat melepaskan beban masa lalu atau mengkhawatirkan suatu peristiwa yang mungkin belum tentu terjadi. Cobalah untuk fokus pada apa yang Anda lakukan sekarang. Jika otak mulai melayang, coba alihkan perhatian Anda ke rasa, bau, suara, atau sensasi fisik yang saat ini Anda rasakan.

8. Dapatkan keseimbangan yang baik antara sekolah, pekerjaan dan kehidupan sosial

Karena jika Anda menggunakan terlalu banyak tenaga, dapat menyebabkan stres, depresi, atau kelelahan.

9. Tidur yang cukup 

Banyak orang mengatakan, kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Karena itu, tidur yang cukup juga bagian dari menjaga kesehatan mental. Pastikan Anda cukup tidur setiap hari. Tidurlah pada waktu yang sama setiap hari dan kembangkan kebiasaan baik. Jika Anda tidak bisa tidur sekarang, coba cari solusi untuk masalah ini segera.

Jaga kesehatan emosional

Cara menjaga kesehatan tubuh saat pubertas berikutnya dengan menjaga kesehatan emosi. Apalagi pada masa transisi ini, banyak anak muda yang masih berjuang untuk menyeimbangkan emosinya. Berikut beberapa cara:

1. Menjaga emosi perasaan, dari penyakit mental, meliputi:

  • kegelisahan
  • depresi
  • Kelelahan
  • Kehilangan harga diri
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang Anda sukai di masa lalu
  • Kehilangan selera makan
  • Peningkatan atau penurunan berat badan yang drastis
  • Kepribadian berubah

2. Perhatikan emosi dan perasaan. Jangan perlakukan pikiran atau perasaan negatif hanya sebagai bagian dari masa remaja. Jika Anda memiliki sesuatu yang perlu dikhawatirkan, yang terbaik adalah mengajukan pertanyaan atau meminta bantuan.

3. Jika Anda membutuhkan bantuan, jangan takut untuk meminta bantuan.

4. Jika Anda tidak dapat berbicara dengan orang tua Anda, silakan berbicara dengan guru atau konselor sekolah favorit Anda. Temukan orang dewasa yang bisa Anda percaya.

5. Jika Anda merasa rendah diri dan tampilan anda tidak bagus, silakan hubungi orang lain. Bahkan sekadar mengobrol dengan teman bisa membantu.

6. Jangan menggertak orang lain. Jika Anda ditindas, beri tahu orang tua, guru, atau orang dewasa lainnya.

Itulah beberapa cara menjaga kesehatan tubuh selama masa remaja. Manfaatnya bagi tumbuh kembang remaja khususnya kesehatan reproduksi. Semoga aplikasi bermanfaat dan menyenangkan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.